{"id":8541,"date":"2025-04-23T09:51:51","date_gmt":"2025-04-23T02:51:51","guid":{"rendered":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/?p=8541"},"modified":"2025-04-25T15:52:47","modified_gmt":"2025-04-25T08:52:47","slug":"gagal-masuk-s1-desain-s2-bisa-jadi-solusi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/gagal-masuk-s1-desain-s2-bisa-jadi-solusi\/","title":{"rendered":"gagal masuk S1 Desain? S2 Bisa jadi solusi!"},"content":{"rendered":"<p>S1 bukan penentu akhir! Non-desain bukan halangan! Siapa bilang jalan menuju dunia desain cuma bisa ditempuh dari bangku kuliah S1? Kalau kamu pernah gagal masuk jurusan desain saat S1, bukan berarti impianmu harus berhenti di situ. Justru, ini bisa jadi titik balik yang unik! Banyak kok profesional hebat di industri kreatif yang memulai dari latar belakang non-desain. Dan kabar baiknya, kamu tetap bisa mengejar passion itu lewat jalur S2. Yuk, kita bahas lebih seru!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>Dunia Desain Nggak Melulu Harus dari S1<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masuk jurusan desain saat kuliah S1 memang jadi impian banyak orang yang ingin berkarya di dunia kreatif. Tapi kadang hidup punya rencana lain: entah karena belum rezeki, kurang informasi, atau karena waktu itu kamu belum yakin mau terjun ke dunia desain. Tenang, semua itu valid dan bisa banget diperbaiki di jenjang selanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Justru, kalau kamu datang dari S1 dengan <\/span>latar belakang non-desain<span style=\"font-weight: 400;\">, kamu punya nilai tambah yang nggak semua orang punya. Misalnya, lulusan bisnis bisa memahami aspek branding dengan lebih tajam. Lulusan teknik bisa mengaplikasikan desain ke teknologi interaktif. Lulusan komunikasi bisa jadi storyteller visual yang ciamik. Kombinasi seperti ini lho yang sering dicari di industri saat ini!<\/span><\/p>\n<h2><strong>S2 Desain: Tempat Menyatukan Passion dan Keahlian<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masuk S2 Desain bukan cuma buat yang sudah jago gambar atau ngerti software desain. Program ini dirancang juga untuk mereka yang baru mau &#8220;switch lane&#8221; ke dunia desain, termasuk kamu yang datang dari latar belakang non-desain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini, kamu akan belajar dari nol (tenang, nggak bakal langsung disuruh bikin animasi tiga dimensi kok!). Kamu bakal diperkenalkan pada:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prinsip dasar desain visual<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Branding dan komunikasi visual<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">User Experience (UX) dan User Interface (UI)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Motion graphics &amp; digital storytelling<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Riset desain dan analisis tren<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang paling penting: kamu akan dibimbing untuk menggabungkan latar belakang akademismu dengan pendekatan desain yang kreatif. Jadi bukan melupakan masa lalu, tapi menjadikannya fondasi yang kuat.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Latar Belakang Non-Desain = Peluang Unik!<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak banget orang sukses di dunia desain yang berasal dari jurusan yang jauh banget dari seni visual. Kok bisa?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena dunia desain sekarang sudah sangat multidisiplin. Kita nggak cuma butuh orang yang bisa menggambar, tapi juga yang bisa berpikir strategis, paham teknologi, jago komunikasi, dan punya insting bisnis. Nah, semua skill ini justru sering dimiliki oleh mereka yang berasal dari <\/span><b>latar belakang non-desain<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lulusan Manajemen bisa menjadi Brand Strategist yang memimpin arah visual perusahaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lulusan Psikologi bisa merancang desain UI\/UX yang empatik dan user-friendly<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lulusan IT bisa membuat desain antarmuka untuk aplikasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lulusan Hukum? Siapa tahu kamu bisa bikin legal design yang bikin kontrak hukum lebih mudah dipahami<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Belajar Desain di S2 Itu Gimana Sih?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu membayangkan kelas desain cuma diisi tugas menggambar, siap-siap terkejut. Kelas-kelas S2 Desain biasanya punya pendekatan kolaboratif dan project-based. Jadi kamu akan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar teori desain dan langsung praktik di project nyata<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diskusi dengan teman-teman dari berbagai latar belakang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat mentoring dari dosen dan praktisi desain<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kolaborasi lintas disiplin untuk hasil yang out of the box<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan jangan lupa, di sini kamu juga bisa bangun portofolio desain yang solid. Jadi waktu lulus nanti, kamu nggak cuma punya ijazah, tapi juga karya yang bisa kamu banggakan!<\/span><\/p>\n<h2><strong>Tantangan? Pasti Ada, Tapi Bisa Diatasi<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namanya juga masuk dunia baru, pasti ada masa penyesuaian. Apalagi kalau kamu datang dari S1 dengan <\/span>latar belakang non-desain<span style=\"font-weight: 400;\">. Tapi jangan khawatir, kamu nggak sendiri. Banyak kampus (termasuk Telkom University, nih!) yang punya program transisi atau modul pengantar buat mahasiswa baru yang belum punya dasar desain.<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-8552 aligncenter\" src=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-12-1024x683.jpg\" alt=\"S1\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-12-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-12-300x200.jpg 300w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-12-150x100.jpg 150w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-12-768x512.jpg 768w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-12-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-12-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-12-18x12.jpg 18w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tips supaya adaptasinya lancar:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Jangan takut belajar dari nol<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 Semua orang punya starting point masing-masing.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Aktif bertanya<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 Dosen dan teman sekelasmu bisa jadi sumber belajar terbaik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Bangun portofolio sejak awal<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 Jangan tunggu semester akhir buat mulai berkarya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Terima masukan dengan terbuka<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 Dunia desain sangat dinamis, jadi feedback itu emas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>Kenapa S2 Desain di Telkom University Layak Dipertimbangkan?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena Telkom University memahami bahwa <\/span><b>dunia desain<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> butuh lebih dari sekadar skill menggambar. Program S2 Desain di sini menggabungkan pendekatan akademik, praktik langsung, dan jejaring industri yang luas. Bahkan kalau kamu berasal dari <\/span><b>latar belakang non-desain<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu tetap bisa bersinar!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan programnya antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurikulum adaptif dan multidisiplin<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dosen praktisi berpengalaman di industri<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proyek nyata yang bisa dijadikan portofolio<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dukungan riset, teknologi, dan koneksi industri kreatif<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>Siap Ubah Arah? Dunia Desain Menantimu<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gagal masuk jurusan desain saat S1 bukanlah akhir cerita. Justru bisa jadi awal yang menarik buat petualangan baru di dunia desain. Lewat S2, kamu bisa mengejar mimpi yang sempat tertunda dengan bekal pengalaman dan perspektif unik dari <\/span><b>latar belakang non-desain<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-8542 aligncenter lazyload\" data-src=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/future-image-10-1024x683.jpg\" alt=\"gagal masuk S1 Desain? S2 Bisa jadi solusi!\" width=\"1024\" height=\"683\" data-srcset=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/future-image-10-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/future-image-10-300x200.jpg 300w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/future-image-10-150x100.jpg 150w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/future-image-10-768x512.jpg 768w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/future-image-10-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/future-image-10-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/future-image-10-18x12.jpg 18w\" data-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/683;\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">So, kalau hatimu masih terpaut dengan dunia kreatif, jangan ragu buat ambil langkah berani. Karena di dunia desain, semua latar belakang bisa jadi kekuatan. Tinggal kamu yang menentukan arah baru itu dimulai kapan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Dan kalau kamu sudah siap, Telkom University siap menyambutmu!\u00a0\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><strong>Non desain<\/strong> bukan halangan! Siapa bilang jalan menuju dunia desain cuma bisa ditempuh dari bangku kuliah S1? Kalau kamu pernah gagal masuk jurusan desain saat S1, bukan berarti impianmu harus berhenti di situ. Justru, ini bisa jadi titik balik yang unik! Banyak kok profesional hebat di industri kreatif yang memulai dari latar belakang non-desain. Dan kabar baiknya, kamu tetap bisa mengejar passion itu lewat jalur S2. Yuk, kita bahas lebih seru!<\/p>\n<p>Salah satu opsi menarik adalah <strong>Program Direct Track<\/strong> dari Telkom University. Program ini memungkinkan lulusan S1\/D4 Telkom University untuk langsung melanjutkan ke jenjang S2 tanpa melalui tes seleksi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-8495 aligncenter lazyload\" data-src=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-ARTIKEL-5-1024x683.jpg\" alt=\"S1\" width=\"1024\" height=\"683\" data-srcset=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-ARTIKEL-5-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-ARTIKEL-5-300x200.jpg 300w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-ARTIKEL-5-150x100.jpg 150w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-ARTIKEL-5-768x513.jpg 768w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-ARTIKEL-5-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-ARTIKEL-5-2048x1367.jpg 2048w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2025\/04\/FUTURE-IMAGE-ARTIKEL-5-18x12.jpg 18w\" data-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/683;\" \/><\/p>\n<p>Khusus untuk kamu yang ingin masuk ke <strong>Magister Desain (MDS)<\/strong>, program ini terbuka bagi lulusan S1 Desain Komunikasi Visual, Desain Produk dan Inovasi, Desain Interior, Kriya Tekstil Mode, Seni Rupa, serta Film dan Animasi. Menariknya, peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan <strong>beasiswa alumni sebesar 50% biaya pendidikan (BPP)<\/strong>. Periode pendaftaran berlangsung dari <strong>9 Januari hingga 16 April 2025<\/strong>. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi <span style=\"color: #800000;\"><a style=\"color: #800000;\" href=\"https:\/\/smb.telkomuniversity.ac.id\/jalur-seleksi\/direct-track\/\">Telkom University<\/a>.<\/span><\/p>\n<p>Jadi, meski latar belakangmu <strong>non desain<\/strong>, peluang untuk mengejar impian di dunia desain tetap terbuka lebar. Jangan ragu untuk mengambil langkah baru menuju <span style=\"color: #800000;\"><a style=\"color: #800000;\" href=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">passion-mu<\/a><\/span>!<\/p>\n<p>Dan jangan lupa, buat kamu yang masih ragu untuk masuk ke S2 Desain, pastikan baca juga artikel kami lainnya tentang <strong data-start=\"1328\" data-end=\"1391\">\u201c<a href=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/persiapan-masuk-s2-desain-langkah-menuju-karier-lebih-tinggi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"color: #800000;\">Langkah-Langkah Mempersiapkan Diri untuk Masuk S2 Desain<\/span>.<\/a>\u201d<\/strong> Siapa tahu, setelah baca itu, kamu jadi makin yakin untuk melangkah!<\/p>\n<p>Tags:\u00a0<span style=\"color: #800000;\"><a style=\"color: #800000;\" href=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/\">S2 Desain Telkom<\/a>\u00a0|\u00a0<a style=\"color: #800000;\" href=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/\">Master in Design Program<\/a>\u00a0|\u00a0<a style=\"color: #800000;\" href=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/\">Belajar di TelU<\/a><\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>S1 bukan penentu akhir! Non-desain bukan halangan! Siapa bilang jalan menuju dunia desain cuma bisa ditempuh dari bangku kuliah S1? Kalau kamu pernah gagal masuk jurusan desain saat S1, bukan berarti impianmu harus berhenti di situ. Justru, ini bisa jadi titik balik yang unik! Banyak kok profesional hebat di industri kreatif yang memulai dari latar belakang non-desain. Dan kabar baiknya, kamu tetap bisa mengejar passion itu lewat jalur S2. Yuk, kita bahas lebih seru! &nbsp; Dunia Desain Nggak Melulu Harus dari S1 Masuk jurusan desain saat kuliah S1 memang jadi impian banyak orang yang ingin berkarya di dunia kreatif. Tapi kadang hidup punya rencana lain: entah karena belum rezeki, kurang informasi, atau karena waktu itu kamu belum yakin mau terjun ke dunia desain. Tenang, semua itu valid dan bisa banget diperbaiki di jenjang selanjutnya. Justru, kalau kamu datang dari S1 dengan latar belakang non-desain, kamu punya nilai tambah yang nggak semua orang punya. Misalnya, lulusan bisnis bisa memahami aspek branding dengan lebih tajam. Lulusan teknik bisa mengaplikasikan desain ke teknologi interaktif. Lulusan komunikasi bisa jadi storyteller visual yang ciamik. Kombinasi seperti ini lho yang sering dicari di industri saat ini! S2 Desain: Tempat Menyatukan Passion dan Keahlian Masuk S2 Desain bukan cuma buat yang sudah jago gambar atau ngerti software desain. Program ini dirancang juga untuk mereka yang baru mau &#8220;switch lane&#8221; ke dunia desain, termasuk kamu yang datang dari latar belakang non-desain. Di sini, kamu akan belajar dari nol (tenang, nggak bakal langsung disuruh bikin animasi tiga dimensi kok!). Kamu bakal diperkenalkan pada: Prinsip dasar desain visual Branding dan komunikasi visual User Experience (UX) dan User Interface (UI) Motion graphics &amp; digital storytelling Riset desain dan analisis tren Yang paling penting: kamu akan dibimbing untuk menggabungkan latar belakang akademismu dengan pendekatan desain yang kreatif. Jadi bukan melupakan masa lalu, tapi menjadikannya fondasi yang kuat. Latar Belakang Non-Desain = Peluang Unik! Banyak banget orang sukses di dunia desain yang berasal dari jurusan yang jauh banget dari seni visual. Kok bisa? Karena dunia desain sekarang sudah sangat multidisiplin. Kita nggak cuma butuh orang yang bisa menggambar, tapi juga yang bisa berpikir strategis, paham teknologi, jago komunikasi, dan punya insting bisnis. Nah, semua skill ini justru sering dimiliki oleh mereka yang berasal dari latar belakang non-desain. Contohnya: Lulusan Manajemen bisa menjadi Brand Strategist yang memimpin arah visual perusahaan Lulusan Psikologi bisa merancang desain UI\/UX yang empatik dan user-friendly Lulusan IT bisa membuat desain antarmuka untuk aplikasi Lulusan Hukum? Siapa tahu kamu bisa bikin legal design yang bikin kontrak hukum lebih mudah dipahami Belajar Desain di S2 Itu Gimana Sih? Kalau kamu membayangkan kelas desain cuma diisi tugas menggambar, siap-siap terkejut. Kelas-kelas S2 Desain biasanya punya pendekatan kolaboratif dan project-based. Jadi kamu akan: Belajar teori desain dan langsung praktik di project nyata Diskusi dengan teman-teman dari berbagai latar belakang Dapat mentoring dari dosen dan praktisi desain Kolaborasi lintas disiplin untuk hasil yang out of the box Dan jangan lupa, di sini kamu juga bisa bangun portofolio desain yang solid. Jadi waktu lulus nanti, kamu nggak cuma punya ijazah, tapi juga karya yang bisa kamu banggakan! Tantangan? Pasti Ada, Tapi Bisa Diatasi Namanya juga masuk dunia baru, pasti ada masa penyesuaian. Apalagi kalau kamu datang dari S1 dengan latar belakang non-desain. Tapi jangan khawatir, kamu nggak sendiri. Banyak kampus (termasuk Telkom University, nih!) yang punya program transisi atau modul pengantar buat mahasiswa baru yang belum punya dasar desain. Tips supaya adaptasinya lancar: Jangan takut belajar dari nol \u2013 Semua orang punya starting point masing-masing. Aktif bertanya \u2013 Dosen dan teman sekelasmu bisa jadi sumber belajar terbaik. Bangun portofolio sejak awal \u2013 Jangan tunggu semester akhir buat mulai berkarya. Terima masukan dengan terbuka \u2013 Dunia desain sangat dinamis, jadi feedback itu emas. &nbsp; Kenapa S2 Desain di Telkom University Layak Dipertimbangkan? Karena Telkom University memahami bahwa dunia desain butuh lebih dari sekadar skill menggambar. Program S2 Desain di sini menggabungkan pendekatan akademik, praktik langsung, dan jejaring industri yang luas. Bahkan kalau kamu berasal dari latar belakang non-desain, kamu tetap bisa bersinar! Keunggulan programnya antara lain: Kurikulum adaptif dan multidisiplin Dosen praktisi berpengalaman di industri Proyek nyata yang bisa dijadikan portofolio Dukungan riset, teknologi, dan koneksi industri kreatif &nbsp; Siap Ubah Arah? Dunia Desain Menantimu Gagal masuk jurusan desain saat S1 bukanlah akhir cerita. Justru bisa jadi awal yang menarik buat petualangan baru di dunia desain. Lewat S2, kamu bisa mengejar mimpi yang sempat tertunda dengan bekal pengalaman dan perspektif unik dari latar belakang non-desain kamu.\u00a0 So, kalau hatimu masih terpaut dengan dunia kreatif, jangan ragu buat ambil langkah berani. Karena di dunia desain, semua latar belakang bisa jadi kekuatan. Tinggal kamu yang menentukan arah baru itu dimulai kapan.\u00a0 Dan kalau kamu sudah siap, Telkom University siap menyambutmu!\u00a0\u00a0 Non desain bukan halangan! Siapa bilang jalan menuju dunia desain cuma bisa ditempuh dari bangku kuliah S1? Kalau kamu pernah gagal masuk jurusan desain saat S1, bukan berarti impianmu harus berhenti di situ. Justru, ini bisa jadi titik balik yang unik! Banyak kok profesional hebat di industri kreatif yang memulai dari latar belakang non-desain. Dan kabar baiknya, kamu tetap bisa mengejar passion itu lewat jalur S2. Yuk, kita bahas lebih seru! Salah satu opsi menarik adalah Program Direct Track dari Telkom University. Program ini memungkinkan lulusan S1\/D4 Telkom University untuk langsung melanjutkan ke jenjang S2 tanpa melalui tes seleksi. Khusus untuk kamu yang ingin masuk ke Magister Desain (MDS), program ini terbuka bagi lulusan S1 Desain Komunikasi Visual, Desain Produk dan Inovasi, Desain Interior, Kriya Tekstil Mode, Seni Rupa, serta Film dan Animasi. Menariknya, peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan beasiswa alumni sebesar 50% biaya pendidikan (BPP). Periode pendaftaran berlangsung dari 9 Januari hingga 16 April 2025. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Telkom University. Jadi, meski latar belakangmu non desain, peluang untuk mengejar impian di dunia desain tetap terbuka lebar. Jangan ragu untuk mengambil langkah baru menuju passion-mu! Dan jangan lupa, buat kamu yang masih ragu untuk masuk ke S2 Desain, pastikan baca juga artikel kami lainnya tentang \u201cLangkah-Langkah Mempersiapkan Diri untuk Masuk S2 Desain.\u201d<\/p>","protected":false},"author":20,"featured_media":8544,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[88,100],"tags":[114,118,116,115,119,117,111,112,113,92],"class_list":["post-8541","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","category-magister-desain-blog","tag-desain-grafis","tag-desain-profesional","tag-digital-portfolio","tag-karir-desain","tag-magister-desain","tag-personal-branding","tag-portofolio","tag-portofolio-desain","tag-s2-desain","tag-s2-desain-telkom-university"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8541","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8541"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8541\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8609,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8541\/revisions\/8609"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8544"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8541"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8541"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8541"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}