{"id":9139,"date":"2026-01-09T09:40:43","date_gmt":"2026-01-09T02:40:43","guid":{"rendered":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/?p=9139"},"modified":"2026-01-09T11:35:25","modified_gmt":"2026-01-09T04:35:25","slug":"strategi-branding-umkm-faith-based-lifestyle-melalui-pengembangan-identitas-visual-dan-media-komunikasi-produk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/strategi-branding-umkm-faith-based-lifestyle-melalui-pengembangan-identitas-visual-dan-media-komunikasi-produk\/","title":{"rendered":"Strategi Branding UMKM Faith-Based Lifestyle melalui Pengembangan Identitas Visual dan Media Komunikasi Produk"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"9139\" class=\"elementor elementor-9139\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a5c4150 e-flex e-con-boxed wpr-particle-no wpr-jarallax-no wpr-parallax-no wpr-sticky-section-no e-con e-parent\" data-id=\"a5c4150\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-bcf3577 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"bcf3577\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Kegiatan pengabdian masyarakat melalui skema mandiri pada periode 2 2025 dilakukan pada masyarakat sasar UMKM Exsultate! dengan ketua peneliti Dr. Andreas Rio Adriyanto dan anggota Dr. Maria Josef Retno Budi Wahyuni. UMKM Exsultate merupakan usaha berskala rumahan yang didirikan pada Mei 2024 dan dikelola oleh Yossef Argadihita, berlokasi di Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Usaha ini bergerak di bidang produksi kaos dan suvenir bertema rohani Katolik yang dirancang sebagai medium evangelisasi alternatif bagi generasi muda. Melalui penerapan simbol-simbol religius dan penggunaan bahasa Latin yang bersumber dari tradisi liturgi Gereja Katolik, Exsultate berupaya mengaktualisasikan kembali nilai-nilai iman serta warisan liturgis dalam konteks gaya hidup masyarakat modern, khususnya pada segmen Orang Muda Katolik (OMK).<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b65101d elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"b65101d\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Hasil observasi mengindikasikan bahwa Exsultate masih menghadapi sejumlah persoalan fundamental yang memengaruhi penguatan citra merek dan daya saing produk. Salah satu permasalahan utama terletak pada identitas visual yang belum sepenuhnya mencerminkan karakter serta semangat target audiens. Logotype yang menggunakan gaya tulisan tangan disertai tanda seru dan tagline \u201cRejoice to His Glory\u201d dinilai belum cukup kuat secara visual maupun psikologis untuk membangun kesan yang dinamis, inklusif, dan relevan bagi generasi muda. Padahal, dalam strategi branding, elemen visual memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi emosional dan citra positif terhadap produk. Meskipun konsep dasar merek telah memiliki makna yang kuat, implementasinya pada sistem identitas visual dan aplikasi produk masih belum optimal. Istilah Exsultate sendiri bermakna bersukacita atau bergembira, berasal dari bahasa Latin, dan kerap digunakan dalam konteks religius, seperti dalam frasa \u201cGaudete et exsultate\u201d yang berarti \u201cBersukacita dan bergembiralah\u201d.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d5fde9d elementor-widget__width-inherit elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"d5fde9d\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figure class=\"wp-caption\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1278\" height=\"249\" src=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-8.jpg\" class=\"attachment-full size-full wp-image-9188\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-8.jpg 1278w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-8-300x58.jpg 300w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-8-1024x200.jpg 1024w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-8-150x29.jpg 150w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-8-768x150.jpg 768w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-8-18x4.jpg 18w\" sizes=\"(max-width: 1278px) 100vw, 1278px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figcaption class=\"widget-image-caption wp-caption-text\">Logo UMKM Exsultate<\/figcaption>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/figure>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e6b6d18 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"e6b6d18\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Permasalahan berikutnya teridentifikasi pada desain produk kaos yang mengangkat tema bahasa Latin dan simbol-simbol Gereja, namun masih tampil relatif datar dan belum mengoptimalkan potensi visual yang mampu menarik minat audiens muda. Keterbatasan eksplorasi bentuk, tipografi, serta pendekatan gaya visual yang lebih kontemporer menyebabkan tampilan desain cenderung generik, sehingga belum mampu memberikan diferensiasi yang kuat bagi Exsultate dibandingkan dengan produk rohani sejenis di pasaran.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9e6fd68 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"9e6fd68\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa informasi mengenai makna dan pesan yang terkandung dalam desain belum dikomunikasikan secara memadai kepada konsumen. Produk masih dikemas menggunakan kemasan plastik standar tanpa disertai media informasi yang menjelaskan arti simbol maupun frasa yang digunakan pada kaos, sehingga potensi penyampaian nilai dan pesan iman menjadi kurang optimal.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6f0ee7e elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"6f0ee7e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Untuk merespons permasalahan tersebut, kegiatan ini mengadopsi pendekatan co-creation atau participatory design melalui pendampingan kreatif, di mana tim pengabdian bekerja secara kolaboratif dengan pemilik dan desainer internal Exsultate pada setiap tahapan, mulai dari observasi hingga implementasi. Pendekatan ini sejalan dengan praktik desain kontemporer yang menekankan keterlibatan pemangku kepentingan dalam menghasilkan solusi yang kontekstual, aplikatif, dan berakar pada identitas merek lokal.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-24e87b8 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"24e87b8\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Rancangan akhir identitas visual dikembangkan dengan merujuk kembali pada bentuk dasar logo sebelumnya, namun disempurnakan agar menampilkan kesan yang lebih dinamis. Logotype Exsultate tetap menggunakan gaya tulisan tangan yang saling terhubung, disertai penggunaan tanda seru dan garis bawah sebagai elemen penegasan visual. Keterhubungan antarhuruf menghasilkan ritme visual yang lebih hidup, sehingga identitas visual akhir terlihat lebih elegan, tertata, dan konsisten dibandingkan dengan versi sebelumnya.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0e8ee96 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"0e8ee96\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figure class=\"wp-caption\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" width=\"1306\" height=\"339\" data-src=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-9.jpg\" class=\"attachment-full size-full wp-image-9192 lazyload\" alt=\"\" data-srcset=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-9.jpg 1306w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-9-300x78.jpg 300w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-9-1024x266.jpg 1024w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-9-150x39.jpg 150w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-9-768x199.jpg 768w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-9-18x5.jpg 18w\" data-sizes=\"(max-width: 1306px) 100vw, 1306px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1306px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1306\/339;\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figcaption class=\"widget-image-caption wp-caption-text\">Final visual identity Exsultate!<\/figcaption>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/figure>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5cbb7e2 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5cbb7e2\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Produk utama yang menjadi fokus pengembangan dalam kegiatan ini adalah desain kaos yang dirancang sebagai produk unggulan UMKM Exsultate. Dua alternatif desain dikembangkan dengan tetap mempertahankan konsep dasar merek, yakni eksplorasi tradisi Katolik melalui penggunaan literatur berbahasa Latin dan simbol-simbol religius. Salah satu rancangan mengangkat tema Vade Retro Satana, yaitu frasa Latin dari Abad Pertengahan yang bermakna \u201cMundur, Setan!\u201d atau \u201cPergilah, Setan!\u201d, yang dikenal sebagai doa pengusiran setan dalam tradisi Katolik dan sering diasosiasikan dengan Medali Santo Benediktus. Frasa ini secara simbolik digunakan sebagai ekspresi penolakan terhadap kejahatan dan godaan, baik dalam praktik religius maupun dalam konteks kiasan di ranah budaya dan sastra.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-66f7c7d elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"66f7c7d\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figure class=\"wp-caption\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" width=\"1302\" height=\"281\" data-src=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-10.jpg\" class=\"attachment-full size-full wp-image-9196 lazyload\" alt=\"\" data-srcset=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-10.jpg 1302w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-10-300x65.jpg 300w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-10-1024x221.jpg 1024w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-10-150x32.jpg 150w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-10-768x166.jpg 768w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-10-18x4.jpg 18w\" data-sizes=\"(max-width: 1302px) 100vw, 1302px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1302px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1302\/281;\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figcaption class=\"widget-image-caption wp-caption-text\">Rancangan desain kaos Vade Retro Satana!<\/figcaption>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/figure>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-75d2014 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"75d2014\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Proses pencetakan desain pada produk kaos dilakukan menggunakan teknik sablon DTF (Direct to Film). Teknik ini merupakan metode sablon digital modern yang mentransfer desain grafis dari film PET khusus ke berbagai jenis material kain, seperti katun dan poliester, dengan memanfaatkan tinta tekstil berbasis pigmen (CMYK+W), bubuk perekat (hot melt adhesive), serta mesin press panas (heat press). Metode DTF memungkinkan reproduksi visual yang detail, fleksibel, dan memiliki daya tahan tinggi tanpa memerlukan penggunaan screen konvensional. Tahapan produksinya meliputi proses pencetakan desain pada film, penaburan dan pematangan bubuk perekat (curing), serta pemindahan desain ke permukaan kain melalui tekanan dan panas.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d1d7c45 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"d1d7c45\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Serah terima hasil pengabdian masyarakat dilakukan kepada owner Exsultate! untuk pengembangan lebih lanjut hasil rancangan yang sudah dihasilkan<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-cb78e11 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"cb78e11\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figure class=\"wp-caption\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" width=\"1297\" height=\"395\" data-src=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-12.jpg\" class=\"attachment-full size-full wp-image-9201 lazyload\" alt=\"\" data-srcset=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-12.jpg 1297w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-12-300x91.jpg 300w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-12-1024x312.jpg 1024w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-12-150x46.jpg 150w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-12-768x234.jpg 768w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-12-18x5.jpg 18w\" data-sizes=\"(max-width: 1297px) 100vw, 1297px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1297px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1297\/395;\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figcaption class=\"widget-image-caption wp-caption-text\">Proses sablon DTF<\/figcaption>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/figure>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f6b41fd elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"f6b41fd\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Serah terima hasil pengabdian masyarakat dilakukan kepada owner Exsultate! untuk pengembangan lebih lanjut hasil rancangan yang sudah dihasilkan<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-04382d0 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"04382d0\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figure class=\"wp-caption\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"562\" data-src=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-13-1024x562.jpg\" class=\"attachment-large size-large wp-image-9206 lazyload\" alt=\"\" data-srcset=\"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-13-1024x562.jpg 1024w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-13-300x165.jpg 300w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-13-150x82.jpg 150w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-13-768x421.jpg 768w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-13-18x10.jpg 18w, https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/lacisuj\/2026\/01\/Strategi-Branding-Magister-Desain-Telkom-University-13.jpg 1303w\" data-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/562;\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figcaption class=\"widget-image-caption wp-caption-text\">Hasil aktivitas pengabdian masyarakat diserahkan pada masyarakat sasar <\/figcaption>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/figure>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kegiatan pengabdian masyarakat melalui skema mandiri pada periode 2 2025 dilakukan pada masyarakat sasar UMKM Exsultate! dengan ketua peneliti Dr. Andreas Rio Adriyanto dan anggota Dr. Maria Josef Retno Budi Wahyuni. UMKM Exsultate merupakan usaha berskala rumahan yang didirikan pada Mei 2024 dan dikelola oleh Yossef Argadihita, berlokasi di Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Usaha ini bergerak di bidang produksi kaos dan suvenir bertema rohani Katolik yang dirancang sebagai medium evangelisasi alternatif bagi generasi muda. Melalui penerapan simbol-simbol religius dan penggunaan bahasa Latin yang bersumber dari tradisi liturgi Gereja Katolik, Exsultate berupaya mengaktualisasikan kembali nilai-nilai iman serta warisan liturgis dalam konteks gaya hidup masyarakat modern, khususnya pada segmen Orang Muda Katolik (OMK). Hasil observasi mengindikasikan bahwa Exsultate masih menghadapi sejumlah persoalan fundamental yang memengaruhi penguatan citra merek dan daya saing produk. Salah satu permasalahan utama terletak pada identitas visual yang belum sepenuhnya mencerminkan karakter serta semangat target audiens. Logotype yang menggunakan gaya tulisan tangan disertai tanda seru dan tagline \u201cRejoice to His Glory\u201d dinilai belum cukup kuat secara visual maupun psikologis untuk membangun kesan yang dinamis, inklusif, dan relevan bagi generasi muda. Padahal, dalam strategi branding, elemen visual memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi emosional dan citra positif terhadap produk. Meskipun konsep dasar merek telah memiliki makna yang kuat, implementasinya pada sistem identitas visual dan aplikasi produk masih belum optimal. Istilah Exsultate sendiri bermakna bersukacita atau bergembira, berasal dari bahasa Latin, dan kerap digunakan dalam konteks religius, seperti dalam frasa \u201cGaudete et exsultate\u201d yang berarti \u201cBersukacita dan bergembiralah\u201d. Logo UMKM Exsultate Permasalahan berikutnya teridentifikasi pada desain produk kaos yang mengangkat tema bahasa Latin dan simbol-simbol Gereja, namun masih tampil relatif datar dan belum mengoptimalkan potensi visual yang mampu menarik minat audiens muda. Keterbatasan eksplorasi bentuk, tipografi, serta pendekatan gaya visual yang lebih kontemporer menyebabkan tampilan desain cenderung generik, sehingga belum mampu memberikan diferensiasi yang kuat bagi Exsultate dibandingkan dengan produk rohani sejenis di pasaran. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa informasi mengenai makna dan pesan yang terkandung dalam desain belum dikomunikasikan secara memadai kepada konsumen. Produk masih dikemas menggunakan kemasan plastik standar tanpa disertai media informasi yang menjelaskan arti simbol maupun frasa yang digunakan pada kaos, sehingga potensi penyampaian nilai dan pesan iman menjadi kurang optimal. Untuk merespons permasalahan tersebut, kegiatan ini mengadopsi pendekatan co-creation atau participatory design melalui pendampingan kreatif, di mana tim pengabdian bekerja secara kolaboratif dengan pemilik dan desainer internal Exsultate pada setiap tahapan, mulai dari observasi hingga implementasi. Pendekatan ini sejalan dengan praktik desain kontemporer yang menekankan keterlibatan pemangku kepentingan dalam menghasilkan solusi yang kontekstual, aplikatif, dan berakar pada identitas merek lokal. Rancangan akhir identitas visual dikembangkan dengan merujuk kembali pada bentuk dasar logo sebelumnya, namun disempurnakan agar menampilkan kesan yang lebih dinamis. Logotype Exsultate tetap menggunakan gaya tulisan tangan yang saling terhubung, disertai penggunaan tanda seru dan garis bawah sebagai elemen penegasan visual. Keterhubungan antarhuruf menghasilkan ritme visual yang lebih hidup, sehingga identitas visual akhir terlihat lebih elegan, tertata, dan konsisten dibandingkan dengan versi sebelumnya. Final visual identity Exsultate! Produk utama yang menjadi fokus pengembangan dalam kegiatan ini adalah desain kaos yang dirancang sebagai produk unggulan UMKM Exsultate. Dua alternatif desain dikembangkan dengan tetap mempertahankan konsep dasar merek, yakni eksplorasi tradisi Katolik melalui penggunaan literatur berbahasa Latin dan simbol-simbol religius. Salah satu rancangan mengangkat tema Vade Retro Satana, yaitu frasa Latin dari Abad Pertengahan yang bermakna \u201cMundur, Setan!\u201d atau \u201cPergilah, Setan!\u201d, yang dikenal sebagai doa pengusiran setan dalam tradisi Katolik dan sering diasosiasikan dengan Medali Santo Benediktus. Frasa ini secara simbolik digunakan sebagai ekspresi penolakan terhadap kejahatan dan godaan, baik dalam praktik religius maupun dalam konteks kiasan di ranah budaya dan sastra. Rancangan desain kaos Vade Retro Satana! Proses pencetakan desain pada produk kaos dilakukan menggunakan teknik sablon DTF (Direct to Film). Teknik ini merupakan metode sablon digital modern yang mentransfer desain grafis dari film PET khusus ke berbagai jenis material kain, seperti katun dan poliester, dengan memanfaatkan tinta tekstil berbasis pigmen (CMYK+W), bubuk perekat (hot melt adhesive), serta mesin press panas (heat press). Metode DTF memungkinkan reproduksi visual yang detail, fleksibel, dan memiliki daya tahan tinggi tanpa memerlukan penggunaan screen konvensional. Tahapan produksinya meliputi proses pencetakan desain pada film, penaburan dan pematangan bubuk perekat (curing), serta pemindahan desain ke permukaan kain melalui tekanan dan panas. Serah terima hasil pengabdian masyarakat dilakukan kepada owner Exsultate! untuk pengembangan lebih lanjut hasil rancangan yang sudah dihasilkan Proses sablon DTF Serah terima hasil pengabdian masyarakat dilakukan kepada owner Exsultate! untuk pengembangan lebih lanjut hasil rancangan yang sudah dihasilkan Hasil aktivitas pengabdian masyarakat diserahkan pada masyarakat sasar<\/p>","protected":false},"author":19,"featured_media":9147,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"elementor_theme","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[89,80],"tags":[148,119,146,107,147],"class_list":["post-9139","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-magister-desain","category-pengabdian-masyarakat","tag-faith-based","tag-magister-desain","tag-strategi-branding","tag-telkom-university","tag-umkm"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9139"}],"version-history":[{"count":55,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9139\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9209,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9139\/revisions\/9209"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9147"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/md.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}