Prototype
02 Jun 2025

Apa Itu Prototype Desain? Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Prototype adalah versi awal atau model percobaan dari sebuah produk atau desain yang dibuat untuk menguji konsep dan fungsi sebelum produk tersebut diproduksi secara penuh. Prototype membantu para desainer, pengembang, dan pemangku kepentingan untuk melihat, merasakan, dan mengevaluasi bagaimana produk tersebut akan bekerja di dunia nyata.

Dalam proses desain, prototype bisa berupa sketsa sederhana, mockup digital, simulasi interaktif, atau model fisik. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kekurangan, mendapatkan masukan pengguna, serta memastikan bahwa produk memenuhi kebutuhan dan ekspektasi sebelum diluncurkan ke pasar.

Apa Itu Prototype? Kenapa Itu Penting?

Pernah nggak sih kamu lihat desain aplikasi atau produk yang super keren dan langsung mikir, “Gimana ya cara bikinnya?” Nah, rahasianya terletak pada satu elemen penting dalam proses desain: prototype. Dalam dunia desain, terutama pada ranah UI/UX, desain produk digital, hingga desain produk fisik, prototype adalah fondasi penting yang menjembatani ide menjadi realita.

Prototype

Bayangkan kamu ingin membuat aplikasi belanja online. Sebelum semua coding dimulai, kamu pasti butuh tahu dulu seperti apa tampilannya, tombol-tombolnya di mana, dan gimana user-nya berinteraksi. Nah, prototype hadir untuk menjawab semua pertanyaan itu sebelum produk benar-benar dibuat.

 

Apa Sebenarnya Prototype Itu? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Apa itu prototype? Secara sederhana, prototipe adalah representasi awal dari sebuah desain produk. Bentuknya bisa sederhana seperti sketsa tangan, wireframe digital, sampai simulasi interaktif yang bisa diklik.

Prototype

Tanpa adanya prototype, proses desain layaknya membangun rumah tanpa gambar denah rawan kesalahan, penuh ketidakpastian, dan berisiko tinggi menelan biaya lebih besar. Inilah alasan mengapa prototype menjadi elemen penting dan tak terpisahkan dalam alur desain modern.

Fungsi dari prototype adalah:

  • Menguji ide sejak awal: Sebelum dieksekusi besar-besaran, kamu bisa tahu apakah ide desainmu layak dilanjutkan.
  • Mengurangi risiko kegagalan: Prototype membantumu menemukan kesalahan sejak awal.
  • Mempermudah komunikasi tim: Desainer, developer, hingga klien bisa satu visi lewat prototype.
  • Menarik minat stakeholder: Prototype bisa jadi alat presentasi yang powerful untuk menjelaskan produk ke investor.

 

Tujuan Prototype

Prototype bukan sekadar gambar cantik. Lebih dari itu, prototype membawa fungsi penting dalam proses desain, mulai dari eksplorasi ide sampai validasi konsep.

Tujuan prototype secara umum meliputi:

  • Validasi konsep desain: Apakah desain sesuai dengan kebutuhan pengguna?
  • Simulasi interaksi pengguna: Untuk menguji alur penggunaan, kenyamanan, dan kejelasan navigasi.
  • Uji efektivitas layout: Tata letak dan posisi elemen sudah ideal atau masih perlu diatur ulang?
  • Menggali masukan dari pengguna: Dengan prototype, kamu bisa mendapat feedback sebelum finalisasi produk.

Magister Desain Telkom University

Kalau kamu tertarik memperdalam dunia desain secara profesional, terutama dalam membuat prototype yang bukan hanya estetis tapi juga strategis, program Magister Desain (S2 Desain) di Telkom University bisa jadi pilihan tepat.

Prototype

Di sini kamu akan belajar lebih dari sekadar teori. Mahasiswa diajak eksplorasi langsung berbagai metode desain, riset pengguna, hingga mengaplikasikan tools prototyping terkini.

Keunggulan Magister Desain di Telkom University:

  • Kurikulum berbasis proyek dan inovasi desain
  • Kolaborasi antar disiplin ilmu bersama pelaku industri kreatif dan teknologi
  • Fasilitas lengkap seperti studio desain dan laboratorium digital
  • Dosen profesional dari akademisi dan praktisi industri

Informasi Pendaftaran:

  • Collaboration: Magister Desain (S2 Desain)
  • Universitas: Telkom University
  • Alamat: Jl. Telekomunikasi No.1, Terusan Buah Batu, Bandung, Jawa Barat 40257

Ayo, daftarkan dirimu dan jadilah bagian dari desainer masa depan yang inovatif dan siap bersaing di kancah global!

 

Contoh Penerapan Prototype

Masih bingung gimana wujud nyata dari prototype? Yuk, simak beberapa contohnya berikut ini:

Contoh prototype dalam dunia desain:

  • Prototype Aplikasi Mobile: Untuk menguji alur navigasi dan interaksi antarmuka.
  • Prototype Website: Menampilkan struktur halaman dan interaksi pengguna.
  • Prototype Produk Fisik: Model 3D atau mock-up dari produk seperti gadget, alat rumah tangga, dan lainnya.
  • Prototype Game: Menunjukkan mekanisme gameplay sebelum versi final dirilis.

Dengan prototype, kamu dapat meminimalkan revisi besar sekaligus mempercepat proses peluncuran produk.

 

Kenapa Mahasiswa Desain Wajib Paham Prototype?

Skill membuat prototype saat ini sudah jadi kebutuhan dasar buat siapa pun yang ingin serius menekuni dunia desain. Mahasiswa desain, baik di tingkat sarjana maupun magister, wajib banget paham tools dan prinsip di balik pembuatan prototype.

Tools populer untuk membuat prototype:

  • Figma
  • Adobe XD
  • Sketch
  • InVision
  • Marvel

Lebih dari sekadar klik dan drag, kamu juga akan belajar mengintegrasikan data pengguna, riset pasar, hingga kebutuhan brand ke dalam prototype yang matang.

 

Mengapa Prototype Menjadi Fondasi Keberhasilan Desain

Prototype adalah langkah penting dalam proses desain, bukan hanya sebagai pelengkap, tapi sebagai penentu arah keberhasilan produk. Dengan memahami apa itu prototype, fungsinya, dan tujuannya, kamu bisa menghasilkan desain yang lebih terstruktur, efisien, dan tepat guna.

Kalau kamu ingin mendalami desain secara profesional, termasuk mahir membuat prototype yang strategis, saatnya pertimbangkan untuk bergabung dengan Magister Desain Telkom University. Dapatkan ilmu, pengalaman, dan akses langsung ke dunia industri kreatif dan teknologi!

Yuk, baca juga artikel kami lainnya sepertiMoodboard: Rahasia Desainer Profesional dalam Menciptakan Karya

 

REFERENSI:

Rieuf, V., Bouchard, C., & Aoussat, A. (2015). Immersive moodboards, a comparative study of industrial design inspiration material. J Of Design Research, 13(1), 78. https://doi.org/10.1504/jdr.2015.067233

 

Tags: S2 Desain Telkom | Master's in Design Program | Telkom University

Leave a Reply