Budaya
19 Mei 2025

Transformasi Nilai Budaya Menjadi Inovasi Desain di Era Digital

Budaya di era digital tidak lagi hanya berperan sebagai warisan yang dilestarikan, tetapi juga menjadi sumber daya strategis dalam menciptakan inovasi desain. Transformasi budaya lokal kini menjadi elemen kunci dalam pengembangan produk dan layanan desain modern, serta menjadi fokus utama dalam studi S2 Desain.Transformasi budaya adalah proses adaptasi nilai-nilai tradisional ke dalam bentuk baru yang relevan dengan konteks zaman dan kebutuhan sosial yang terus berkembang.

 

Memanfaatkan Kekayaan Budaya Lokal

Indonesia memiliki beragam budaya lokal yang dapat dijadikan sumber inspirasi dalam menciptakan desain inovatif dan autentik. Kekayaan budaya Indonesia seperti batik, ukiran, dan arsitektur tradisional merupakan potensi visual yang bisa diintegrasikan dalam produk desain.

Budaya

Dalam konteks S2 Desain, kekayaan budaya lokal dapat dimanfaatkan melalui:

  • Pola visual dari tradisi: Motif batik atau tenun diterjemahkan dalam elemen desain digital seperti antarmuka pengguna atau identitas visual.
  • Folklor lokal sebagai fondasi narasi desain: Cerita rakyat dijadikan sumber utama dalam membangun storytelling yang memperkuat nilai dan identitas produk.
  • Ritual dan simbol lokal: Digunakan untuk memperkuat pesan dan nilai dalam produk atau jasa desain.

Telkom University sebagai institusi penyelenggara Program Magister Desain mendorong eksplorasi nilai-nilai budaya lokal dalam proses desain berbasis riset kontekstual.

 

Integrasi Budaya Lokal dalam Desain Modern

Transformasi budaya bukan sekadar pelestarian, melainkan penggabungan nilai-nilai lokal dengan teknologi dan tren global. desain budaya yang berhasil harus memiliki dimensi kontemporer yang tetap mengakar pada identitas lokal.

Budaya

Contoh bentuk integrasi inovasi desain berbasis budaya:

  • Produk digital seperti game dan aplikasi yang mengangkat cerita lokal.
  • User Interface/UX berbasis budaya dengan pendekatan etnografi desain.
  • Kemasan produk UMKM yang merepresentasikan akar budaya lokal: Desain dikembangkan untuk mencerminkan identitas daerah asal dan memperkuat nilai budaya dalam setiap produk.

Inilah yang disebut sebagai digitalisasi warisan budaya lokal, yaitu proses menghidupkan kembali warisan melalui media dan teknologi digital.

 

Membangun Identitas Budaya melalui Desain

Desain bukan hanya soal estetika, melainkan juga tentang identitas dan nilai. Desain berkelanjutan dan budaya mengintegrasikan unsur keberlanjutan dengan nilai-nilai budaya setempat dalam menciptakan produk yang relevan dan bertanggung jawab sosial.

Budaya

Strategi desain untuk membangun identitas budaya:

  • Memahami konteks sosial-budaya masyarakat sasaran.
  • Menghindari praktik apropriasi budaya dengan memastikan bahwa desain menghormati, merepresentasikan secara adil, dan bersifat inklusif terhadap nilai-nilai budaya.
  • Berpartisipasi bersama komunitas lokal melalui proses riset kolaboratif dan co-design untuk menghasilkan karya yang autentik dan bermakna.Mahasiswa S2 Desain Telkom University

dibekali metode riset partisipatif untuk menggali potensi transformasi budaya digital yang mampu menjawab tantangan global dan lokal secara bersamaan.

 

Mengapa S2 Desain di Telkom University?

Program Magister Desain Telkom University menawarkan pendekatan multidisipliner yang menggabungkan ilmu desain, teknologi, budaya, dan bisnis. Program ini cocok bagi calon desainer yang ingin mendalami inovasi kreatif di era digital.

Keunggulan Program:

  • Kolaborasi riset lintas bidang.
  • Fokus pada desain yang berbasis pengguna dan budaya.
  • Dukungan pengembangan proyek nyata.
  • Koneksi industri dan peluang inovasi sosial.

Informasi Prodi:

  • Gelar: M.Ds.
  • Lama Studi: 3 semester (1,5 tahun)
  • Akreditasi: Baik Sekali
  • Alamat Kampus: Telkom University, Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu, Kab Bandung, Jawa Barat.
  • Website Prodi: md.telkomuniversity.ac.id
  • Total SKS: 54 SKS

Siapa yang Cocok Mendaftar?

  • Lulusan DKV, desain produk, arsitektur, atau seni.
  • Profesional kreatif yang ingin naik level dengan basis riset.
  • Pemerhati budaya lokal yang tertarik mengeksplorasi desain transformatif.

Mari Bergabung dan Ciptakan Desain Berbasis Budaya

Era digital memerlukan desainer yang mampu menjembatani tradisi dan teknologi. Program S2 Desain di Telkom University menawarkan ruang eksplorasi, kolaborasi, dan eksperimen untuk mengembangkan inovasi desain berbasis budaya.

Jangan lupa juga untuk membaca artikel menarik lainnya seputar dunia desain dan budaya di website kami, agar wawasan dan inspirasimu semakin kaya!

 

Referensi:

  • Damayanti, Y. (2021). Desain dan Budaya dalam Konteks Digital. Jurnal Desain Kontemporer.
  • Purwaningsih, R. (2018). Batik sebagai Media Ekspresi Desain Visual Kontemporer. Jurnal Seni dan Desain.
  • Rachmawati, F. & Retnowati, S. (2020). Transformasi Budaya dalam Desain Modern. Universitas Negeri Yogyakarta.

Tags: S2 Desain Telkom | Magister Desain | Telkomuniversity

Tinggalkan Balasan